HANYA
By: Jeni N.N.H
Detik ini adalah tangis
Menit ini adalah luka
Jam ini adalah sakit
Hari ini adalah perih
Bulan ini adalah jeratan laju menjurang
Mengikis setiap tawa terindah
Menerpa ribuan nyawa tersisa
Menyerang setiap hidup bernyawa
Ketika kalut meraja
Ketika benci meracun
Ketika dendam membara
Hanya mata panas
Seakan meronta mengusik tenang dalam drama
Melakonkan secuil kehidupan tak nyata
Hanya aku tak ingin menyayat
Hanya aku bukan delima
Dan aku tak lagi berarti
Hanya berharap esok adalah mimpi termanis
BERSAMA AKU DAN MALAMKU
Masih bersama malamku yang hening dan sunyi ketika aku beranjak dari ribuan langkah kaki yang terukir disaat itu
Masih bersama malamku dengan tarian khasnya yang melumpuhkan setiap urat nadiku
Masih bersama malamku dengan kehampaan hati yang menghujam ribuan tangis dikala kelembutan hatiku merangkul harapan
Masih bersama malamku yang setia disetiap pilu memukulkan ribuan beban di antara puing-puing kehidupanku
Masih bersama malamku dengan penat menyingsingkan setiap goresan dikala itu
Masih bersaa malamku yang menyiksa setiap biduk abadiku
Bersama malamku dengan ribuan merayu diatas perihku
Bersama malamku dengan semakin merunduk diantara hamparan tandus
Dan tetap bersama malamku